Jumat, 18 Mei 2018
Jumat, 11 Mei 2018
Sabtu, 05 Mei 2018
Tugas 6
Setiap sektor pasti memiliki kelebihan dan
kekurangan masing-masing, dibawah ini adalah kelebihan dan kekurangan pada
sektor Pertanian, Industri dan Jasa.
1. Pertanian
Kelebihan : Memiliki
elastisitas permintaan yang rendah, artinya harga berubah
berapapun
orang akan tetep membeli produk pertanian
Kekurangan : Produksinya konstan, sangat sulit
ditingkatkan dan memiliki
investasi
yang mahal
2. Industri
Kelebihan :
Merupakan salah satu penopang perekonomian bangsa karena
skalanya
yang sangat besar, mengurangi pengangguran, transfer teknologi
Kekurangan : Investasi yang tinggi, dan
sangat sensitif terhadap kondisi makro
seperti
deflasi
3. Jasa
Kelebihan : Dapat meraih keuntungan tinggi
dengan frekuensi aktivitas yang
lebih sering
Kekurangan : Pada pasar persaingan sempurna,
tiap orang akan berkompetisi
untuk
menurunkan harga serendah mungkin, hal ini karena elastisitas permintaan yang
tinggi, atau saat harga berubah sedikit maka permintaan akan berubah
drastis
Pembangunan
yang hanya mementingkan pertumbuhan dan tidak menghiraukan kelestarian
lingkungan menurut saya, hal tersebut kurang adil. Karena manusia juga harus membatasi tingkah laku mereka
dalam memanfaatkan lingkungan alam agar lingkungan alam tetap berada dalam
batas kelentingan lingkungan hidup manusia.
Kita memiliki upaya untuk mengelola SDA dan lingkungan hidup lebih
baik. Kita memiliki harapan dan peluang yang cukup besar bahwa masalah
lingkungan hidup yang makin rawan dapat diatasi dengan sebaik-baiknya. Cukup
kompleks masalah yang dihadapi negara berkembang seperti indonesia ini,
misalnya masalah demografi, ekonomi dan sosial budaya yang akhirnya juga akan
mempengaruhi keberadaan lingkungan alam.
Ada beberapa faktor
pendorong Indsutrialisasi, yaitu :
1.
Kondisi dan
Struktur awal Ekonomi dalam Negeri
Suatu Negara
yang pada awal pembangunan ekonomi atau industrialisasinya sudah memiliki
industri-industri primer atau hulu seperti besi dan baja, semen, petrokimia,
dan industri-industri tengah(Antara hulu dan hilir), seperti industri barang
modal(mesin) dan alat-alat produksi yang relatif kuatakan mengalami proses
industrialisasi yang lebih pesat dibandingkan Negara yang hanya memiliki
industri-industri hilir atau ringan.
2.
Besarnya Pasar
dalam Negeri yang Ditentukan oleh Kombinasi antara Jumlah Populasi dan Tingkat
Pn Riil Per Kapita
Pasar dalam
negeri yang besar, seperti Indonesia dengan jumlah penduduk lebih dari 200 juta
orang merupakan salah satu faktor perangsang bagi pertumbuhan
kegiatan-kegaiatan ekonomi, termasuk industri, karena pasar yang besar menjamin
adanya skala ekonomis dan efisiensi dalam proses produksi(dengan asumsi bahwa
faktor-faktor penentu lainnya mendukung). Jika pasar domestic kecil, maka
ekspor merupakan alternatif satu” nya untuk mencapai produksi optimal.
3.
Ciri
Industrialisasi
Yang dimaksud
disini adalah antara lain cara pelaksanaan industrialisasi, seperti misalnya
tahapan dari dari implementasi, jenis industri yang diunggulkan, pola
pembangunan sektor industri, dan insentif yang diberikan, termasuk insentif
kepada investor.
4.
Keberadaan SDA
Ada
kecenderungan bahwa Negara-negara yang kaya SDA, tingkat diversifikasi dan laju
pertumbuhan ekonominya relatif lebih rendah, dan Negara tersebut cenderung
tidak atau terlembat melakukan industrialisasi atau prosesnya berjalan relatif
lebih lambat dibandingkan Negara-negara yang miskin SDA.
5.
Kebijakan
Strategi Pemerintah
Pola
industrialisasi di Negara yang menerapkan kebijakan subtitusi impor dan
kebijakan perdagangan luar negeri yang protektif(seperti Indonesia terutama
selama pemerintahan Orde Baru hingga krisis terjadi) berbeda dengan di Negara
yang menerapkan kebijakan promosi ekspor dalam mendukung industri nya.
Kemitraan adalah suatu
strategi bisnis yang dilakukan oleh dua pihak
atau lebih dalam
jangka waktu tertentu untuk meraih keuntungan bersama
dengan prinsip saling
membutuhkan dan saling
membesarkan. Karena merupakan
strategi bisnis maka
keberhasilan kemitraan sangat
ditentukan oleh adanya
kepatuhan diantara yang bermitra dalam menjalankan etika bisnis.
Keagenan adalah hubungan berkekuatan
secara hukum yang terjadi bilamana dua pihak bersepakat membuat perjanjian
dimana salah satu pihak yang dinamakan “pemilik” (principal) dengan syarat
bahwa pemilik tetap mempunyai hak untuk mengawasi agentnya mengenai kewenangan
yang direncanakan kepadanya.
Waralaba adalah suatu sistem
pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, dimana pemilik merek
(franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk melaksanakan
bisnis (franchise) dengan merek, nama, sistem, prosedur dan cara-cara yang
telah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi area tertentu.
Subkontrak adalah pengaturan di mana
kontrak bisnis satu pihak sebagian atau seluruh bagiannya dikontrakkan lagi ke
pihak lain. Bisnis seringkali mensubkontrakkan jika mereka kurang memiliki
keahlian atau sumber daya untuk menyelesaikan sebuah proyek.
Referensi :
Tugas 5
Teori Perdagangan Internasional masih bisa
diterapkan pada kondisi globalisasi dewasa ini, karena di era globalisasi atau
kebebasan, dimana setiap Negara didalam melakukan perdagangan tidak lagi
dibatasi oleh batas teritori, maka kita dituntut untuk mampu berkompetisi dan
berinovasi agar dapat bertahan dan tidak terpuruk dalam era globalisasi
Mata uang AS (USD) saat ini
masih menjadi standar ukuran pembayaran internasional, karena pada akhir
peran dunia kedua Amerika Serikat tidak jatuh miskin dan membantu negara lain
dengan memberikan hutang atau pinjaman. Pinjaman tersebut dalam bentuk mata
uang dolar. Dan sebagai jaminannya, negara-negara yang mau hutang harus
menyerahkan emas kepada Amerika Serikat. Dengan begitu otomatis Amerika hampir
menguasai emas seluruh dunia. Secara praktis, pasti dong jadilah dolar yang
disokong emas dan dolar pula lah yang saat itu dipercaya sebagai mata uang. Dan
Untuk menjadi mata uang internasional dibutuhkan pemilik yang kuat,dan hingga
saat ini saya rasa hanya Amerika serikat dengan US Dolarnya yang merupakan Negara Terkuat, stabilitas Politik
Ekonomi dan keamanannya terjaga. Walaupun Ekonominya mulai diimbangi Tiongkok, tapi
tidak semudah itu menggeser US Dolar karena jika hanya Kuat Mata Uangnya saja
tanpa diimbangi kondisi Negara yang Stabil,semua akan sia-sia.Karena menjadi
Mata Uang internasional dibutuhkan Kepercayaan Dunia, agar Dunia mau
menggunakannya.
Secara Politis masih cukup meragukan bahwa
Euro mampu menjadi mata uang alternatif mengantikan US Dolar, karena
mencari mata uang alternatif bukan hanya mengacu pada pertimbangan ekonomis, namun
faktor Politis akan tetap menjadi kekuatan dan legalitas dalam hubungan
ekonomi politis, dan dalam teori keuangan internasional uang tidak
hanya dianggap sebagai alat tukar dalam kepentingan ekonomi semata, namun
sebagai alat untuk membentuk kepemimpinan, untuk mengendalikan interaksi struktur-struktur politik. Dalam hal
ini yang diperlukan adalah Political will dari negara atau komunitas pemilik
mata uang.
Saat ini rupiah belum bisa mendunia, tapi tidak menutup
kemungkinan bahwa Rupiah bisa menjadi mata uang dunia, asalkan ada peningkatan
dan kestabilan kesejahteraan ekonomi serta didukung oleh kemajuan negara
dan SDM yang ada di dalamnya. Dan semua itu bisa terlaksana jika ada
komitmen dan dukungan dari semua komponen Bangsa.
Negara yang memiliki cadangan devisa yang banyak dan tinggi dapat
menjadi indikator dari meningkatnya dan bertambah baiknya pertumbuhan ekonomi. Negara tersebut akan membayar hutang luar
negeri, mengimpor barang-barang kebutuhannya, Membiayai
pembinaan dan pemeliharaan hubungan luar negeri, yaitu untuk kedutaan,
konsulat, biaya kontingen olahraga, misi kebudayaan ke luar negeri dan
sebagainya
Referensi :
Langganan:
Postingan (Atom)
-
Name : Savira Azkiah NPM : 25217556 Class : 3eb09 PAGE 7 1. The doctor made the patient stay in bed. 2. ...
-
Savira Azkiah 25217556 3eb09 KUIS 3 As I know, Antecedents of Pronoun is the word that a pronoun replaces or refers to. Any t...