Sabtu, 06 Oktober 2018

Perkembangan Koperasi di Indonesia || Ekonomi Koperasi

Ekonomi Koperasi
Perkembangan Koperasi di Indonesia



NAMA          : SAVIRA AZKIAH
NPM             : 25217556
KELAS        : 2EB09

PROGRAM STUDI AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS GUNADARMA

                                                                                                                                                               


KATA PENGANTAR

Puji syukur saya ucapkan atas kehadirat Allah SWT, karena dengan rahmat dan karunia-Nya saya masih diberi kesempatan untuk menyelesaikan artikel ini yaitu tentang Perkembangan Koperasi di Indonesia
Tidak lupa saya ucapkan terimakasih kepada Dosen Ekonomi Koperasi dan teman-teman yang telah memberikan dukungan dalam menyelesaikan artikel ini.
Dan semoga dengan selesainya artikel ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan teman-teman. Aamiin...




Depok, 6 Oktober 2018





BAB I

 PENDAHULUAN


A.     Latar Belakang

Koperasi sebagai salah satu unit ekonomi yang didasarkan atas asas kekeluargaan dewasa ini telah mengalami perkembangan yang sangat pesat, di Indonesia maupun dunia. Eksistensi koperasi sejak zaman dahulu telah banyak  berperan dalam pembangunan Indonesia.
Kegiatan koperasi adalah kerjasama yang dianggap sebagai suatu cara untuk memecahkan berbagai persoalan yang mereka hadapi masing masing, oleh sebab itu sudah selayaknya koperasi menduduki tempat yang penting dalam suatu perekonomian suatu negara di samping sektor sektor perekonomian yang lainnya.  Bagi bangsa Indonesia koperasi sudah tidak asing lagi, karena kita sudah merasakan jasa koperasi dalam rangka keluar dari kesulitan hutang lintah darat.
Walaupun di Indonesia perkembangan koperasi maju, namun tidak sepesat perkembangan koperasi di negara-negara maju karena beberapa faktor, oleh karena itu dalam makalah ini Saya akan membahas atau menjelaskan tentang ‘Perkembangan Koperasi di Indonesia

BAB II

PERKEMBANGAN KOPERASI DI INDONESIA


A.     Pengertian Koperasi

Secara bahasa, Kata Koperasi berasal dari bahasa inggris yaitu “Cooperation” yang artinya usaha bersama.  Secara Umum, Koperasi adalah kumpulan individu atau badan usaha yang menjalankan kegiatan usaha dengan asas kekeluargaan dan bertujuan untuk mensejahterakan anggotanya.
Sedangkan Secara Resmi, Definisi Koperasi menurut Undang Undang No. 25 tahun 1992, Koperasi adalah Badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum, koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan

B.     Perkembangan Koperasi di Indonesia

Perkembangan koperasi Indonesia dari tahun ke tahun bisa dibilang cukup menggembirakan, ini bisa dilihat dari pertumbuhan koperasi dari tahun 2000 sampai dengan tahun 2008 yang mengalami perkembangan yang cukup signifikan dimana terjadi peningkatan sebesar 50.67 % , namun pengembangan koperasi di Indonesia yang telah digerakan melalui dukungan kuat program pemerintah yang telah dijalankan dalam waktu lama, dan tidak mudah ke luar dari kungkungan pengalaman tersebut.
Jika semula ketergantungan terhadap captive market program menjadi sumber pertumbuhan, maka pergeseran ke arah peran swasta menjadi tantangan baru bagi lahirnya pesaing-pesaing usaha terutama Koperasi Unit Desa (KUD). Meskipun KUD harus berjuang untuk menyesuaikan dengan perubahan yang terjadi, namun sumbangan terbesar KUD adalah keberhasilan peningkatan produksi pertanian terutama pangan, disamping sumbangan dalam melahirkan kader wirausaha karena telah menikmati latihan dengan mengurus dan mengelola KUD. Kondisi koperasi Indonesia ini mungkin juga disebabkan oleh mulai pulihnya kondisi perekonomiaan bangsa ini.
Perkembangan koperasi ini sudah bisa dibilang cukup baik namun dalam hal sisi fokus bisnis koperasi harus diarahkan pada ciri universalitas kebutuhan yang tinggi seperti jasa keuangan, pelayanan infrastruktur serta pembelian bersama. Dengan otonomi selain peluang untuk memanfaatkan potensi setempat juga terdapat potensi benturan yang harus diselesaikan di tingkat daerah. Dalam hal ini konsolidasi potensi keuangan, pengembangan jaringan informasi serta pengembangan pusat inovasi dan teknologi merupakan kebutuhan pendukung untuk kuatnya kehadiran koperasi. Pemerintah di daerah dapat mendorong pengembangan lembaga penjamin kredit di daerah.
Terlepas dari pertumbuhan koperasi kita yang bisa dibilang cukup signifikan ini ada juga masalah-masalah yang menyerang koperasi di Indonesia ini, perkembangan koperasi maju, namun tidak sepesat perkembangan koperasi di negara-negara maju. Ini disebabkan oleh beberapa hal yaitu:
1.      Gambaran koperasi sebagai ekonomi kelas dua masih tertanam dalam benak masyarakat Indonesia sehingga menjadisalah satu penghambat dalam pengenbangan koperasi menjadi unit ekonomi yang lebih besar, maju dan memiliki dayasaing dngan perusahaan-perusahaan yang besar
2.      Perkembangan koperasi Indonesia yang berkembang bukan dari kesadaran masyarakat namun berasal dari dukungan pemerintah yang disosialisasikan ke masyarakat, berbeda dari negara-negara maju, koperasi berkembang berdasarkankesadaran masyarakat untuk saling membantu dan mensejahterakan yang merupakan dari tujuan koperasi. Sehingga pemerintah tinggal menjadi pendukung dan pelindung saja, berbeda dengan Indonesia, pemerintah bekerja double,yaitu sebagai mendukung dan mensosialisasikan untuk masyarakat ke bawah
3.      Tingkat partisipasi anggota koperasi masih rendah, ini disebabkan sosialisasi yang belum optimal. Masyarakat yang menjadi anggota hanya sebatas tahu koperasi itu hanya untuk melayani konsumen seperti biasa, baik untuk barangkonsumsi atau pinjaman.

BAB III

PENUTUP


A.     Kesimpulan

Perkembangan koperasi Indonesia cukup baik, bisa dillihat dari peningkatan jumlah koperasi di Indonesia namun dibalik peningkatan jumlah tersebut ada masalah lain yang bisa dibilang masih menyerang koperasi Indonesia ditambah lagi saat ini peran dari Negara dan masyarakat luas masih kurang untuk memajukan koperasi.

B.     Kritik dan Saran
Saya menyadari bahwa dalam penulisan ini masih banyak kekurangan, oleh sebab itu saya sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun. Terimakasih

BAB IV

REFERENSI




Tidak ada komentar:

Posting Komentar