Selasa, 26 September 2017

Softskill, Hardskill dan Bisnis

.
PENGANTAR BISNIS
Softskill, Hardskill dan Bisnis

NAMA  : SAVIRA AZKIAH
NPM     : 25217556
KELAS : 1EB09

PROGRAM STUDI AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS GUNADARMA




KATA PENGANTAR


Puji syukur saya ucapkan atas kehadirat Allah SWT, karena dengan rahmat dan karunia-Nya saya masih diberi kesempatan untuk menyelesaikan artikel ini yaitu tentang Softskill, Hardskill dan Bisnis
Tidak lupa saya ucapkan terimakasih kepada Dosen dan teman-teman yang telah memberikan dukungan dalam menyelesaikan artikel ini. Saya menyadari bahwa dalam penulisan ini masih banyak kekurangan, oleh sebab itu saya sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun.
Dan semoga dengan selesainya artikel ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan teman-teman. Aamiin...




DAFTAR ISI








 




BAB I

PENDAHULUAN


A.   Latar Belakang

Pada era globalisasi persaingan dalam hal apapun dirasa semakin ketat. Semakin pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang keberadaannya tidak dapat dihindari oleh siapapun, mengakibatkan adanya perubahan dan tuntutan baru dalam masyarakat.
Perubahan tersebut diantaranya adalah perubahan dalam kualifikasi permintaan tenaga kerja di dunia kerja yang semakin tinggi karena mengikuti perkembangan yang ada, terlebih jika dunia kerja tersebut bersifat global.
Dunia kerja tidak hanya memilih calon pekerja yang cakap dalam kemampuan akademik saja (hard skills), tetapi juga sangat memperhatikan nilai-nilai kecakapan lainnya diantaranya nilai kejujuran, tanggung jawab, sopan santun, disiplin, komitmen, rasa percaya diri, etika, kerjasama, kreativitas, komunikasi, dan kepemimpinan (soft skills). Memiliki kemampuan hard skills yang tinggi tetapi tidak disertai dengan soft skills yang baik, akan menghasilkan sumber daya manusia dengan keterampilan kurang maksimal.

B.   Rumusan Masalah

1.      Apa yang dimaksud dengan Softskill dan Hardskill?
2.      Pentingkah belajar softskill?
3.      Apa definisi dari bisnis dan fungsi bisnis?
4.      Di era sekarang, bisnis seperti apa yang dapat bersaing dan berkembang di pasar?


BAB II

PEMBAHASAN


A.   Pengertian Softskill dan Hardskill

Softskill adalah suatu kemampuan, bakat, atau keterampilan yang ada di dalam diri setiap manusia. Softskill terbagi menjadi dua, yaitu:
  1. Intrapersonal   : Kemampuan yang di manfaatkan untuk kepentingan diri sendiri.

Contohnya, dapat mengendalikan emosi dalam diri,  dapat menerima nasehat orang lain, mampu memanajemen waktu, dan selalu berpikir positif.
2.  Interpersonal   : Kemampuan yg dimanfaatkan untuk diri sendiri dan orang lain.

Contohnya,  kita mampu berhubungan atau berinteraksi dengan orang lain, bekerja sama dengan kelompok lain, dan sebagainya.

Hardskill adalah penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan teknis yang berhubungan dengan bidang ilmunya. Hardskill dibutuhkan dalam mengerjakan tugas dan ujian yang biasa diberikan dosen kepada mahasiswa untuk mendapatkan nilai yang maksimal.

B.   Belajar Softskill

Menurut pendapat saya (Savira Azkiah), belajar softskill sangatlah penting untuk mengatur atau mengendalikan diri. Mulai dari mengendalikan emosi, keterampilan sosial, komunikasi, berbahasa, kebiasaan pribadi, keramahan, dan optimisme yang mencirikan kemampuan seseorang dalam berhubungan dengan orang lain.
Softskill merupakan kecerdasan emosional dan sosial (Emotional Inteligence Quotient) yang sangat penting untuk melengkapi hardskill atau kecerdasan intelektual (Intelligence Quotient).

C.   Definisi Bisnis dan Fungsinya

Bisnis merupakan suatu kegiatan yang dikerjakan individu atau sekelompok orang (organisasi) yang menciptakan nilai (create value) melalui sebuah penciptaan barang dan jasa untuk memenuhi suatu kebutuhan masyarakat dan untuk mendapatkan keuntungan melalui transaksi
Fungsi bisnis adalah menciptakan nilai (kegunaan) suatu produk, yang semula kurang bernilai, kemudian diolah menjadi barang yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat / konsumen.
Fungsi utama bisnis yaitu untuk menciptakan nilai suatu produk atau jasa dengan cara yakni :
  1. Untuk mengubah bentuk bisnis (form utility), yang tidak lain dari fungsi produksi
  2. Untuk memindahkan bentuk (place utility), atau fungsi dari distribusi
  3. Bisnis bisa mengubah pemilikan (possessive utility), yakni fungsi penjualan
  4. Untuk menunda waktu kegunaan (time utility), atau fungsi pemasaran


D.   Contoh Bisnis yang dapat Bersaing dan Berkembang di Era sekarang

Globalisasi dan teknologi telah mendorong seleksi alamiah yang mengarah pada yang terkuat yang bertahan. Keberhasilan pasar akan di dapat oleh perusahaan yang mampu menyesuaikan diri dengan persyaratan lingkungan saat ini.
Berikut ini adalah contoh bisnis yang dapat bersaing dan bekembang di era sekarang :

1.      Sektor Investasi

Sektor investasi yang menjadi incaran bagi para pelaku bisnis adalah investasi di bidang properti. Dengan tingginya tingkat mobilitas orang dari negara-negara ASEAN dan dari negara lain maka akan semakin menciptakan pasar baru di bidang properti.

2.      Sektor diBidang Pendidikan

Untuk membentuk sumber daya manusia yang berkualitas pasti membutuhkan pendidikan yang berkualitas. Meskipun sudah ada banyak sekali institusi pendidikan di Indonesia, namun kebutuhan akan tenaga ahli masih sangat diperlukan. 

3.      Sektor Bisnis Online

Bisnis berbasis internet ini juga menjadi usaha yang banyak dilirik oleh kalangan pengusaha di era teknologi informasi saat ini.
Cakupan bisnis online juga sangat banyak mulai dari bisnis jasa hingga produk. Sektor usaha jasa yang banyak dilirik adalah jasa yang berhubungan dengan dunia internet itu sendiri seperti konsultasi online, jasa penulisan hingga urusan legalitas.

4.      Sektor Usaha Kreatif

Semua orang membutuhkan inovasi dan hal baru dalam kehidupannya. Lingkup usaha kreatif sangat luas mulai dari penyedia jasa maupun barang.

5.      Sektor Pariwisata

Banyak pelaku usaha yang melirik potensi ini. Mereka bisa saja mendirikan jasa transportasi, penyediaan tempat penginapan hingga produksi oleh-oleh yang ditujukan untuk para wisatawan.


BAB III

PENUTUP


A.   Kesimpulan

Dari bahasan di atas, saya menyimpulkan bahwa Softskill dapat digunakan untuk memahami suatu pelajaran di era sekarang dan Hardskill dapat digunakan untuk membangun usaha dengan keterampilan yang dimiliki
Dengan adanya Softskill dan Hardskill, mereka dapat bekerja atau membangun bisnis yang dapat bersaing dan berkembang di era saat ini


BAB IV

REFERENSI








https://www.cermati.com/artikel/apa-saja-bisnis-yang-banyak-dicari-di-era-mea-ini-jawabannya\

4 komentar: