Pengangguran
dan Perdagangan Internasional
Pengangguran atau tuna
karya adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali,
sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau
seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak. Pengangguran
umumnya disebabkan karena jumlah angkatan kerja atau para pencari kerja tidak
sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang ada yang mampu menyerapnya.
Pengangguran seringkali menjadi masalah dalam perekonomian,
karena dengan adanya pengangguran, produktivitas dan pendapatan masyarakat akan
berkurang sehingga dapat menyebabkan timbulnya kemiskinan dan
masalah-masalah sosial lainnya.
Ciri-ciri Pengangguran :
1.
Masih Bergantung pada Orang Tua
Seorang
pengangguran yang tidak memiliki pekerjaan sama sekali dan tidak dapat
menghasilkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya pasti akan
tetap atau terus bergantung pada orang tua. Hal ini disebabkan karena
kehidupannya harus terus berlangsung dan kebutuhan pokok nya juga harus
dipenuhi, sehingga mau tidak mau seorang pengangguran harus tetap bergantung
pada orang tua.
2.
Melekat dengan Tindakan Kriminal
Pengangguran
juga identik dengan adanya tindakan kriminal. Karena tidak adanya kesempatan
kerja bagi mereka, atau tidak ada kemauan untuk mencari pekerjaan, sehingga
mereka memiliki jalan pintas seperti melakukan tindakan-tindakan kriminal.
Tindakan-tindakan
kriminal yang sering muncul dalam masyarakat karena pengangguran adalah
tindakan pencurian, perampokan, pencopetan, dan lain sebagainya. Kondisi
tersebut juga disebabkan karena kebutuhan sehari-sehari yang semakin naik namun
tidak adanya penghasilan yang didapatkan untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
3. Mudah Putus
Asa
4. Tidak Memiliki
Penghasilan
Perdagangan Internasional adalah perdagangan yang dilakukan oleh penduduk suatu negara
dengan penduduk negara lain atas dasar kesepakatan bersama. Penduduk yang
dimaksud dapat berupa antarperorangan (individu dengan individu), antara
individu dengan pemerintah suatu negara atau pemerintah suatu negara dengan pemerintah negara lain.
Hambatan-hambatan Perdagangan Internasional :
1. Perbedaan
Mata uang antar Negara
2. Kualitas
Sumber Daya yang Rendah
3. Pembayaran Antarnegara Sulit dan Risikonya Besar
4. Adanya Kebijaksanaan Impor dari Suatu Negara
5. Adanya Organisasi – Organisasi Ekonomi Regional
Perbedaaan antara Neraca Perdagangan Internasional
yang Surplus dengan yang Defisit adalah, Neraca Perdagangan Intenasional
yang Surplus memiliki nilai Ekspor yang lebih besar daripada Impor,
sedangkan Neraca Perdagangan Internasional yang Defisit memiliki nilai Impor yang lebih besar daripada Ekspor
Referensi :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar